Friday, February 6, 2015

[NulisRingkas] Hero

INI Ada sebuah cerita hebat, Yodha. Tentang Hero. Seorang Hero tau apa yg dia lakukan dan dia tidak pernah takut.

David dan Phil menyampaikannya melalui lagu. Kemudian, memvisualisasikannya melalui klip. Lagu dan klipnya diproduksi jauh sebelum kamu lahir. Tahun 1986, dulu.

Tapi tetap relevan sampai sekarang. Simaklah.


baca terus->

Monday, February 2, 2015

[NulisRingkas] Kapitalisasi Investasi

INVESTASI produk asing dari lokasi asal ke lokasi tujuan investasi adalah sebuah cara/ upaya mendekatkan produk atau brand mereka kepada masyarakat sasaran yg jd target konsumennya.

Cara ini bisa efektif menekan salah satu cost/ biaya terbesar, distribusi barang. Baik itu barang jadi hasil produksi atau bahan baku produksinya yg bisa diperoleh di lokasi tujuan investasi. Murah, meriah & efektif.

Cara ini bisa juga efektif utk menekan dampak negatif dari kegiatan berproduksi di lokasi asal dg mengalihkan dampaknya ke lokasi tujuan investasi.

Efektif juga dlm mendapatkan tenaga kerja murah yg bakal sulit diperoleh jika tetap ngotot berproduksi di lokasi asal.

————————– 

OH ya, anda jangan mencari definisi di atas pada mesin- mesin pencari seperti google utk memeriksa orisinalitasnya. Itu hanya akan membawa anda ke blog saya yg juga memaparkan definisi serupa. :-D

Anda juga tdk perlu memeriksa orisinalitasnya dg membandingkan pada tulisan dari penulis-penulis populer. Definisi yg dijelaskan mereka mungkin saja berbeda 180 derajat dari definisi di atas. Trust me! :-D (***)

Foto : lukisan karya Pawel Kuczynski, seorang pelukis bergaya satir asal Polandia.

baca terus->

[NulisRingkas] Minor yg Mayor atau Mayor yg Minor?

MELALUI media kita bisa membuat hal yg minor menjadi mayor. Kemudian, membenamkan yg mayor menjadi terlihat seperti minor.

Itu persepsi. Tinggal bagaimana kita melihat dan memposisikannya. Jika larut, kita ikut dlm persepsi itu. Yg mayor menerima posisi minor mayanya seperti fakta yg nyata. Yg minor menerima kondisi mayor semunya. Mungkin dg sukacita.

——————– 

PERSEPSI ini bisa jadi berbahaya jika sdh diyakini sebagai kenyataan yg massif dan massal. Ia bisa membolak-balik opini publik sesukanya. Jadi berbahaya jika yg memainkannya adalah para oportunis dg kepentingan-kepentingan jahatnya. (***)

Foto : Gambar anak saya. Tidak berhubungan dg tulisan :-)

baca terus->

Thursday, December 25, 2014

Alhamdulillah, Jalan-Jalan di Batam Sudah Bernama




SEJAK kecil dulu, saya selalu membayangkan ruas-ruas jalan di Batam punya nama. Dekade 80-an, cuma bbrp ruas saja yg sdh bernama.
Seperti ruas jalan dari bundaran simpang tiga Kabil hingga pertigaan (dulu hanya belokan, belum pertigaan pen.) Batu Besar. Namanya jalan Hang Tuah. Atau, jalan menuju komplek perumahan saya, jalan Hang Nadim. Sepanjang ruas jalan mulai bundaran Kabil hingga ke Baloi bernama Jenderal Sudirman. Selebihnya, banyak jalan-jalan yg tanpa nama.

baca terus->

Monday, December 15, 2014

[NulisRingkas] Profesional yg Gentleman


YODHA, seorang profesional yg gentleman akan menghindari penggunaan alasan pribadi atau melempar ‘handuk’ tanggungjawab terhadap kesalahan kerja yg ia lakukan. Ia cenderung mengakui secara jujur. Sambil kemudian berjanji pd diri sendiri utk tdk mengulang kesalahan yg sama dg cara meningkatkan kemampuan diri.

baca terus->

Mendung di Sungai Carang




baca terus->

Mendengar ; Belajar Peduli & Berempati




MUNGKIN saya salah. Dulu, saya membiasakan anak saya yg lelaki dg tayangan televisi dan aktifitas menonton sejak bayi. Pertimbangannya, saat disuguhi tayangan kartun di televisi atau dvd, dia jadi asyik sendiri. Diam sambil menyaksikan tayangan di depannya. Saya juga jd punya waktu utk melakukan aktifitas lain di rumah.

baca terus->

Ikan, Lobster, Pesawat dan Menteri Susi




SEKITAR 4 tahun lalu, saya mampir ke pabrik pengepulan ikan punya bu Susi Pudjiastuti di Pangandaran. Lokasinya tidak jauh dari rumah ibu mertua saya. Istri saya ingin menunjukkan lokasi usaha dari seniornya dan juga siswi alm. Ayahnya saat sekolah dulu kepada saya. Bu Susi digambarkan sebagai wanita hebat yg sukses dg merintis usahanya dari bawah. Kenapa saya akhirnya tertarik?


baca terus->

Friday, July 11, 2014

[NulisRingkas] (1) Rasional Vs. (2) Suka



BERPIKIR rasional itu seperti misalnya saat kita berencana membeli ponsel. Kita dihadapkan pada beberapa pilihan merk dengan spesifikasi dan harga yang berbeda-beda. Kita akan menimbang-nimbang dulu azaz manfaat dari serangkaian pilihan yang ada. Apakah spesifikasinya sesuai dengan fungsi dan kegunaan yang akan kita pakai? Apakah harganya cukup pas untuk ukuran kantong kita? Apakah keandalan ponsel tersebut terjamin?


baca terus->

[NulisRingkas] Nyinyir Menyindir Capres




STOP menghina, nyinyir dan terus menyindir capres yang bukan pilihan anda. Sisakan sedikit ruang untuk kecewa dan jangan menambah dosa. Barangkali, mungkin nanti akan berguna. Barangkali, mungkin nanti bisa diubah menjadi semangat positif membangun negeri jika bukan pilihan anda yang keluar sebagai pemenangnya.


baca terus->

[NulisRingkas] Seorang Pria Dengan Sebuah Terompet




MEREKA datang dari berbagai penjuru hanya untuk mendengarnya bermain. Dulu, dia selalu ada di sudut jalan yg sama itu setiap hari.

Selalu ada kerumunan orang banyak saat ia memainkannya. Ketika ia meniupkan terompet, semua orang rasanya sudah tahu. Irama seperti apa yang akan dibawakan. Kadang gembira yang menghentak, kadang sedih yang mendayu.


baca terus->

[NulisRingkas] Mesin Inspirasi




MESIN INSPIRASI, saya membayangkan mesin itu bakal ada. Untuk menstimulasi lagi kinerja orang-orang yang selama ini seperti robot. Yang bekerja ala kadar untuk menggugurkan tanggung jawab saja. Untuk orang-orang yang baru bisa bekerja dengan benar bila di depan mata mereka dikibas-kibas setumpuk uang.


baca terus->

[NulisRingkas] Bekerja Standar




BERHITUNG soal pekerjaan sebenarnya baik. Kita jadi belajar untuk lebih profesional dan menghargai diri sendiri. Menghargai waktu, tenaga dan kualitas skill yang kita punya.
Yang tidak baik itu jika hanya berhitung soal hak kerja saja. Ingin hak sesuai standar, bahkan lebih. Tapi mengabaikan apa yang sebenarnya menjadi kewajiban standar dalam bekerja.
Bicara hak maunya standar. Tapi kewajiban pilih yang ala kadar. Ngomong hak kalau bisa dilebihkan. Tapi kualitas kewajiban cenderung dikurangkan. Its not good, its so bad.


baca terus->

[NulisRingkas] Melukis Fakta




BEDA MELUKIS dengan mendokumentasikan gambar foto itu, mungkin bisa dilihat dari kadar objektifitasnya. Pelukis bisa mendeskripsikan objek lukisnya sesuai gambaran yg ada di dlm kepala. Bisa jadi sama dg si objek atau malah berbeda sama sekali.


baca terus->

[NulisRingkas] Kerja Kerja Kerja!




KERJA ITU merupakan ide yg diejawantahkan menjadi tindakan nyata. Bukan cuma ide yg sekadar diucapkan di mulut, trus ikut-ikutan berkoar : Kerja kerja kerja! Seperti mereka yg memang bekerja. (***) baca terus->

[NulisRingkas] Solusi Imitasi




BEBERAPA KALI atau mungkin sering kita temui, solusi muncul karena ada masalah yg timbul. Yang jadi masalah kemudian, ‘masalah’ itu ternyata justru sengaja ditimbulkan agar solusi bisa muncul.
Munculkan dulu masalahnya, baru kemudian tawarkan solusinya. Buat dulu virusnya, baru kemudian tawarkan anti virusnya.


baca terus->

[NulisRingkas] Privasi Yang Terhubung




SAAT DUNIA seperti bebas mengakses semua data tentang kita, memata-matai, mengikuti dan bahkan mengetahui apa yang kita pikirkan di dalam kepala, rasanya ingin sekali mematikan ponsel, menon-aktifkan akun-akun jejaring sosial dan membiarkan semuanya mengalir kembali seperti dulu.
Privasi berubah menjadi milik publik walau itu cuma sekedar catatan harian atau foto format jpeg yang sebenarnya hanya ingin kita simpan rapi di dalam ponsel. Aktifitas harian di balik kamar tidur, rasanya juga sudah mulai berubah jadi konsumsi publik yang bisa diketahui orang banyak.


baca terus->

[NulisRingkas] Strategi Ngawur Grudak Gruduk



STRATEGI NGAWUR itu seperti strategi bermain sepakbola ala anak-anak. Untuk mencapai visi kemenangan/gol adalah dg cara mengejar pergerakan bola secara bersama-sama kemanapun. Pokoknya selagi masih berada di dalam garis batas lapangan.


baca terus->

[NulisRingkas] Politik Yg Tdk Cantik




POLITIK ITU awalnya mungkin hanya disangkutkan pd kegiatan yg berhubungan dg kekuasaan negara. Seperti kata Aristoteles. Sekarang pengertiannya sudah berkembang dan jd lebih universal. Dlm beberapa aspek kita sering melakukan tindakan politik. Entah itu berbentuk politik dagang, budaya, sosial atau bahkan yg bersifat lebih individu.


baca terus->

[NulisRingkas] Sistem Yg Rusak



BUTUH KESABARAN ekstra, kerja keras, keuletan dan jiwa besar utk membenahi sebuah sistem yg krodit atau sdh hancur. Yg sdh tdk jelas lagi mana ujung dan mana pangkalnya. Yg sdh kabur antara mana yg bisa disebut sbg aturan, mana yg jadi pelanggaran.


baca terus->